Pavel Durov CEO Telegram Datangi Kominfo Bahas Pembukaan Kembali Akses Telegram

Pavel Durov CEO Telegram Datangi Kominfo Bahas Pembukaan Kembali Akses Telegram

Pavel Durov pendiri sekaligus CEO Telegram datang ke indonesia untuk memperjuangkan produknya. Salah satu raksasa aplikasi Insatant messaging yang sedang mengalami permasalahan saat ini adalah Telegram. Perlu di ketahui bhwa pada tanggal 14 juli 2017 kominfo secara tiba tiba melakukan pemblokiran terhadap telegram. Aksi pemblokiran terhadap telegram bukan tanpa alasan, sebelum melakukan tindakan pemblokiran terhadapproduk pavel durov ini kominfo telah melakukan penyelelidikan dan menemukan temuan-temuan yang sangat mengejutkan. Temuan itulah yang menjadi alasan utama di blokirnya aplikasi telegram di indonesia. Kominfo mengungkapkan adanya sejumlah kanal yang disinyalir menjadi media komunikasi para terorisme dan hal ini jelas sangat membahayakan kelangsungan dan keamanan negara. Berdasarkan temuan inilah kominfo dengan sigapnya melakukan pemblokiran terhadap alikasi telegram.

Pavel durov CEO Telegram datangi kominfo untuk memperjuangkan akses telegram yang diblokir di indonesia


Berdasarkan permasalahan inilah sang CEO sekaligus pendiri telegram Pavel durov memutuskan untuk datang ke indonesia untuk mempertanyakan permasalahan produknya. Setelah 2 minggu pasca diblokirnya telegram pavel durov menemui mentri kominfo Rudiantara. Langkah kominfo memblokir 11 Dns milik telegram rupanya memaksa durov untuk bereaksi, meski hanya Telegram versi web yang di blokir dan telegram versi mobile masih dapat digunakan akan tetapi hal ini menjadipermasalahan tersendiri bagi durov dan perusahaannya.

Sebelumnya telah diketahui durov telah meminta maaf kepada kominfo terkait produknya yang memuat konten radikalisme dan terosisme dan kominfopun telah menanggapinya. Pada tanggal 1 agustus 2017 Pavel durov CEO telegram menyambangi kantor Kominfo untuk menemui menkominfo Rudiantara guna membahas permasalahan pemblokiran telegram web di indonesia. Dengan memakai kostum kaos oblong berwarna hitam dengan Santainya ang CEO memasuki kantor kominfo di jakarta siang tadi. Penyambutan CEO telegram sendiri di lakukan oleh Rudiantara dan banyak wartawan serta banyak sekali orang yang tertarik ingin bertemu denan pavel durov. Kebiasaan Pavel durov Selfie dan mengunggahnya kemedia sosial seperti telegram dan twitter menjadikan para wanita terpikat dengan ketampanannya.

Dalam knjungannya siang tadi pavel durov di kominfo mendapatkan respon yang sangat luar biasa khususnya para wanita yang mengerumuni sang CEO telegram guna meminta selfie hingga membuat vlog. bahkan dalam berita yang dimuat di salah satu situs berita nasional menyebutkan ada seorang wanita yng meminta diberi ucapan selamat ulang tahun oleh durov. Durovpun emnanggapipara wanita ini dengan menuruti permintaannya mengucapkan selamat ulang tahun hingga berfoto.

Dalam sesi pkunjungannya di kominfo siang tadi durov melakukan perundingan untuk membahas penanganan khusus guna membuka akses telegram di indonesia. berdasarkan hasil pertemuan tadi durov menyatakan bahwa pembukaan kembali akses telegram web diindonesia akan dilakukan dalam waktu dekat yang kemungkinan akan dilakukan pekan ini ujar durov. Dalam pernyataannya di kantor kominfo siang tadi durov juga mengatakan bahwa telegram tidak akan membuka enkripsi pesan yang ada di telegram. perlu diketahui enkripsi pesan yang dilakukan oleh teelegram adalah enkripsi yang super ketat dan susah untuk di jebol, dan hal inilah yang membuat aparat penegak hukum pusing tujuh keliling untuk melacak dan mendeteksi pelanggaran pelanggaran di media ini. Adapun solusi yang ditawarkan oleh Durov yaitu melakkan pemblokiran terhadap kanal kanal yang berisi propaganda terorisme, radikalisme dan kejahatan terhadap anak-anak. Dan rupanya tawaran inilah yang menjadikan kominfo menerima dan memutuskan untuk membuka akses 11 DNS milik Telegram yang di bokir.


Usai melakukan perbincangan dengan pihak kominfo durof juga dijamu oleh sang menteri dengan makan bersama. Dan Dilanjutkan dengan melakukan konferensi pers.
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

1 komentar

Wah mantep sekali ini infonya thanks gan

Balas