Hacker Korea Utara Mengincar Bank di Indonesia

Hacker Korea Utara Mengincar Bank di Indonesia


APLIKASISME.COM - Setelah kemarin pada hari jumat indonesia dihebohkan dengan kabar diretasnya situs telkomsel kali ini ada kabar yang sangat mengejutkan terkait paraperetas dunia yang mengancam perusahaan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan atau bank bank di seluruh dunia. Para peretas ini disinyalir berasal dari korea utara. bahkan banyak yang berpendapat bahwa para peretas ini bekerja dibawah pemerintah korea utara guna membiayai proyek nuklir korea utara.

Semua bank di dunia harus waspada terhadap serangan hacker dari Korea Utara pasalnya akhir-akhir ini  hacker Korea Utara terlibat kasus pencurian uang dengan cara melakukan serangan terhadap bank-bank di berbagai belahan dunia menurut laporan dari perusahaan security Kaspersky dari Rusia.

Akhir-akhir ini dunia cyber dihebohkan dengan kemunculan kelompok hacker lazarus. Kelompok hacker lazarus yang sebelumnya telah berhasil meretas perusahaan Entertainment ternama dunia Sonic picture kelompok ini juga diisukan terlibat terhadap serangan yang berjuluk Dark Soul yang menargetkan perusahaan perbankan serta kemiliteran Korea Selatan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Kaspersky lab, kelompok peretas lazarus lakukan penyerangan menggunakan Malware sebagai ujung tombak serangan.

Untuk mengungkap penyerangan hacker lazarus perusahaan keamanan dari Rusia Kaspersky lab membuat sebuah tim khusus yang diberi nama Global research and analysis team (GReAT). Game ini bertugas untuk military sample Malware Desstover yang digunakan oleh lazarus saat menjalankan aksinya. 

Dari temuan tim ini diperoleh sebuah fakta yang sangat mencengangkan yakni Adanya kemungkinan aksi spionase digital untuk menyerang beberapa lembaga di bidang keuangan manufaktur serta media di beberapa negara di dunia. Terkait dengan kemungkinan Negara mana yang akan menjadi sasaran penyerangan kelompok lazarus tim dari GReAT menyebut bahwa Indonesia menjadi salah satu sasaran selain Taiwan, China, Korea, Malaysia, Vietnam, Saudi Arabia, Turki, Amerika Serikat serta Korea Selatan yang sebelumnya telah menjadi korban.

Para peneliti lain di bae system, fireeye dan symantec menyebutkan bahwa pada akhir tahun 2015 hacker lazarus mengalihkan perhatian terhadap sistem keuangan global dan yang menjadi korban awal adalah bank komersial Vietnam lembaga keuangan digabung dan nigeria di Afrika. 

Dengan adanya pernyataan dari kaspersky terkait adanya kemungkinan indonesia menjadi sasaran peretasan selanjutnya sema bank-bank yang ada di indonesia harus waspada dan berbenah untuk memperketat keamanan sistemnya. sehingga dapat memperkecil kemungkinan di bobolnya sistem bank di indonesia.







Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar