Dilema Duplicate Content

APLIKASISME.COM - Dilema duplikat konten. Sebagai seorang blooger pemula saya sangat terkejut ketika mengetahui terdapat duplikat konten dalam blog saya. betapa tidak, saya sudah berusaha sekuat hati, sekuat tenaga dan sekuat imin, Ternyata masih banyak duplikat konten. dan parahnya duplikat konten blog saya saat ini mencapai 43%.  Sakitnya tuh disini men. sebenarnya apa kesalahan dari cara saya membuat blog sehingga terjadi duplikat konten? saat ini masih menjadi sebuah pertanyaan yang belum terpecahkan. sudah mencari solusi dengan berbagai cra akan tetapi hasilnya masih nihil. hal pertama yang saya lakukan yaitu mengubah setting preferensi penelusuran dengan cara memberikan tanda check pada laman arsip penelusuran dari tag header robot khusus saya check no follow, no index dan no archive. hasilnya nihil.
kedua saya melakukan penambahan code meta di bawah kode head dengan membuat meta konten bernama robot dan kontennya berupa no follow dan no index hasilnya masih nihil. dan yang paling menyakitkan dari kesekian solusi yang berhasil saya temukan banyak yang menyarankan untuk mengubah tema atau template blog.

Lalu sebenarnya apa sih duplikat konten itu? berdasarkan hasil penelusuran saya browsing kesana kemari tanya mbah google, mbah kakung dan mbah putri saya dapatkan sebuah informasi bahwa duplikat konten itu adalah dua atau lebih konten yang sama dalam sebuah web atau blog.

Cara mengecek duplikat konten internal dari sebuah web ataupun blog

Untuk mengecek duplikat konten kita bisa menggunakan tool online bernama siteliner.

Apa saja yang bisa kita dapatkan dari tools online ini? dari siteliner kita bisa mengecek duplikat konten internal, mengetahui ada atau tidaknya broken link dalam blog, Mengetahui page power di mata mesin pencari,  dan mengetahui related domain.

Semoga bermanfaat.
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar